🧾 **STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
PENERIMAAN MOTOR DARI CUSTOMER SAMPAI DITERIMA OLEH MEKANIK**
1. Tujuan
Agar proses penerimaan sepeda motor dari pelanggan berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur, serta meminimalkan kesalahan komunikasi antara pelanggan, service advisor, dan mekanik.
2. Ruang Lingkup
SOP ini berlaku untuk seluruh kegiatan penerimaan motor pelanggan di bengkel, mulai dari kedatangan hingga motor siap diperiksa oleh mekanik.
3. Petugas yang Terlibat
-
Service Advisor (SA) → bertanggung jawab menerima motor dan mencatat keluhan.
-
Mekanik → melakukan pemeriksaan dan servis sesuai instruksi kerja.
-
Kasir/Administrasi → mencatat data dan transaksi.
-
Customer → pemilik kendaraan.
4. Prosedur Penerimaan Motor
Langkah 1: Penyambutan Pelanggan
-
Sambut pelanggan dengan sopan dan ramah.
-
Tanyakan tujuan kedatangan (servis rutin, perbaikan, klaim garansi, dsb).
-
Pastikan kendaraan diparkir di area penerimaan.
Langkah 2: Pencatatan Data Kendaraan dan Pelanggan
Isi formulir penerimaan servis yang mencakup:
-
Nama pelanggan
-
Nomor polisi kendaraan
-
Tipe & tahun motor
-
Kilometer terakhir
-
Nomor rangka & mesin
-
Nomor telepon
-
Keluhan utama pelanggan
Langkah 3: Pemeriksaan Awal (Pre-Inspection Check)
Service Advisor melakukan pemeriksaan visual dan fungsional awal sebelum motor diterima oleh mekanik.
✅ Yang Diperiksa Saat Motor Pertama Kali Datang:
-
Kondisi fisik motor:
-
Body (lecet, pecah, cat rusak)
-
Spion, lampu, kaca, jok
-
Aksesori tambahan
-
-
Kelengkapan kendaraan:
-
STNK
-
Kunci kontak
-
Helm dan barang bawaan (pastikan dicatat jika ditinggalkan)
-
-
Kondisi sistem kelistrikan:
-
Lampu depan, belakang, sein, klakson
-
Indikator panel (netral, MIL, bahan bakar, suhu)
-
-
Sistem pengereman:
-
Rem depan & belakang
-
Cakram atau tromol
-
-
Sistem bahan bakar & oli:
-
Cek level oli mesin
-
Cek bahan bakar cukup untuk proses servis
-
-
Tekanan dan kondisi ban
-
Aki dan starter
-
Kondisi suara mesin (jika hidup)
-
Indikator check engine (jika injeksi)
Langkah 4: Konfirmasi Keluhan dan Estimasi Biaya
-
Diskusikan hasil pemeriksaan awal dengan pelanggan.
-
Jelaskan kemungkinan penyebab kerusakan dan estimasi biaya serta waktu pengerjaan.
-
Dapatkan persetujuan pelanggan sebelum pengerjaan.
Langkah 5: Penyerahan ke Mekanik
-
SA membuat lembar kerja perintah servis (job order).
-
Mekanik menerima motor dan formulir kerja.
-
Motor dipindahkan ke area kerja sesuai urutan antrian.
5. Catatan Tambahan
-
Gunakan formulir checklist penerimaan sebagai bukti fisik pemeriksaan awal.
-
Pastikan pelanggan menandatangani formulir sebagai tanda setuju dengan kondisi awal motor.
-
Simpan satu salinan untuk arsip bengkel.
6. Contoh Formulir Penerimaan Servis
| No | Komponen Diperiksa | Kondisi Awal | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Body / Cat | Baik / Lecet | … |
| 2 | Lampu-Lampu | Normal / Mati | … |
| 3 | Rem Depan / Belakang | Normal / Kurang Pakem | … |
| 4 | Oli Mesin | Cukup / Kurang | … |
| 5 | Tekanan Ban | Normal / Kurang | … |
| 6 | Aki / Starter | Normal / Lemah | … |
| 7 | Suara Mesin | Normal / Kasar | … |
| 8 | Indikator MIL (Injeksi) | Nyala / Normal | … |
| Catatan Khusus | … | ||
| Persetujuan Pelanggan | (Tanda Tangan) |
Apakah Anda ingin saya buatkan versi Word (.docx) dari SOP ini supaya bisa langsung digunakan atau dicetak untuk siswa (misalnya untuk praktek di bengkel sekolah)?
Berikut contoh RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) 4 JP (2 x pertemuan) untuk kelas X TBSM dengan topik SOP Penerimaan Motor di Bengkel — sudah sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan konteks pembelajaran produktif SMK:
RPP Kelas X TBSM
Mata Pelajaran: Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif (PDTO)
Topik: SOP Penerimaan Motor di Bengkel
Alokasi Waktu: 4 JP (2 x 2 JP)
Kelas/Semester: X / Ganjil
Fase: E
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
-
Menjelaskan pengertian dan pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penerimaan motor di bengkel.
-
Mengidentifikasi tahapan penerimaan motor dari pelanggan sesuai SOP bengkel.
-
Menerapkan langkah-langkah penerimaan motor secara benar dan sopan.
-
Mengisi formulir penerimaan servis motor sesuai data pelanggan dan kondisi kendaraan.
II. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu menerapkan prosedur pelayanan pelanggan dan penerimaan kendaraan sesuai standar operasional bengkel, meliputi komunikasi, pencatatan data, dan pemeriksaan awal kendaraan.
III. Materi Pembelajaran
-
Pengertian SOP Bengkel.
-
Tujuan dan manfaat SOP.
-
Hubungan SOP dengan pelayanan pelanggan.
-
-
Langkah-langkah Penerimaan Motor:
-
Menyambut pelanggan dengan sopan.
-
Mencatat data pelanggan dan kendaraan.
-
Menanyakan keluhan pelanggan.
-
Melakukan pemeriksaan awal kendaraan.
-
Mengisi formulir penerimaan servis.
-
Menyerahkan kendaraan ke mekanik.
-
-
Formulir dan Dokumen Bengkel:
-
Contoh formulir penerimaan servis.
-
Kartu kerja mekanik.
-
Tanda terima kendaraan.
-
-
Etika Pelayanan di Bengkel.
-
Sikap profesional, sopan santun, dan tanggung jawab.
-
IV. Metode Pembelajaran
-
Ceramah interaktif
-
Diskusi kelompok
-
Demonstrasi
-
Simulasi / role play
-
Tanya jawab
V. Media dan Sumber Belajar
Media:
-
Laptop dan LCD
-
Formulir penerimaan servis
-
Motor praktik
-
Papan tulis
Sumber:
-
Buku PDTO Kelas X TBSM
-
SOP Bengkel (contoh nyata)
-
Video tutorial pelayanan bengkel
VI. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 (2 JP)
Pendahuluan (15 menit):
-
Guru menyapa dan memotivasi siswa dengan pertanyaan pemantik:
“Bagaimana proses ketika kita membawa motor ke bengkel resmi?” -
Menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran.
Kegiatan Inti (65 menit):
-
Guru menjelaskan pengertian dan fungsi SOP.
-
Diskusi kelompok: siswa mencari tahapan penerimaan motor di bengkel.
-
Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
-
Guru memberikan klarifikasi dan contoh formulir penerimaan servis.
Penutup (10 menit):
-
Refleksi bersama: apa manfaat SOP bagi pelanggan dan bengkel.
-
Guru memberikan tugas rumah: membawa contoh formulir servis dari bengkel terdekat (boleh difoto).
Pertemuan 2 (2 JP)
Pendahuluan (10 menit):
-
Mengulas hasil pembelajaran sebelumnya.
Kegiatan Inti (70 menit):
-
Guru memperagakan cara penerimaan motor yang benar.
-
Siswa melakukan simulasi (role play):
-
Ada yang berperan sebagai service advisor, pelanggan, dan mekanik.
-
Mengisi formulir, menanyakan keluhan, dan memeriksa kendaraan.
-
-
Guru menilai dan memberi umpan balik tentang sikap, komunikasi, dan ketepatan prosedur.
Penutup (10 menit):
-
Guru bersama siswa menyimpulkan langkah-langkah SOP penerimaan motor.
-
Menyampaikan penilaian dan refleksi singkat.
VII. Penilaian
1. Sikap (Observasi):
-
Disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sopan santun.
2. Pengetahuan (Tes Tertulis):
Contoh soal:
-
Apa tujuan dibuatnya SOP di bengkel?
-
Sebutkan 5 tahapan penerimaan motor dari pelanggan!
3. Keterampilan (Praktik):
Rubrik Penilaian Simulasi SOP:
| Aspek yang Dinilai | Skor Maks | Kriteria |
|---|---|---|
| Menyambut pelanggan dengan sopan | 10 | Sopan, ramah, dan profesional |
| Mengisi formulir dengan benar | 10 | Data lengkap dan akurat |
| Menanyakan keluhan pelanggan | 10 | Bertanya dengan jelas dan sopan |
| Pemeriksaan awal kendaraan | 10 | Sesuai SOP dan urutan kerja |
| Komunikasi & sikap pelayanan | 10 | Ramah, percaya diri, komunikatif |
| Total Skor | 50 | — |
VIII. Tindak Lanjut
-
Siswa yang belum paham diberikan latihan tambahan berupa simulasi ulang.
-
Siswa yang sudah menguasai diarahkan membuat video simulasi penerimaan servis motor untuk dokumentasi kelas.
Apakah RPP ini ingin saya ubah ke format Word (docx) agar bisa langsung digunakan untuk administrasi pembelajaran di sekolah?
0 Comments