🧭 RENCANA KEGIATAN KOKURIKULER SMK
1. Identitas Sekolah
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Nama Sekolah | SMK Setiagama |
| Program Keahlian | Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) |
| Tahun Pelajaran | 2025/2026 |
| Penanggung Jawab | Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan / Guru Produktif |
| Koordinator Kegiatan | Guru BK, Guru Kejuruan, dan Pembina Ekstrakurikuler |
2. Latar Belakang
Kegiatan kokurikuler merupakan bagian integral dari proses pembelajaran yang bertujuan memperkuat, memperdalam, dan memperluas kompetensi peserta didik. Di SMK, kegiatan ini membantu siswa mengembangkan keterampilan vokasional, karakter kerja, dan jiwa kewirausahaan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
3. Tujuan Kegiatan
-
Mengembangkan kompetensi siswa sesuai dengan capaian pembelajaran (CP) pada setiap mata pelajaran.
-
Meningkatkan keterampilan praktis dan soft skill siswa (komunikasi, kerja tim, disiplin, tanggung jawab).
-
Menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam bidang keahlian.
-
Membiasakan siswa berperilaku profesional dan beretika kerja.
-
Menyiapkan siswa untuk menghadapi Teaching Factory, Lomba Kompetensi Siswa (LKS), dan dunia industri.
4. Ruang Lingkup / Bentuk Kegiatan
Kegiatan kokurikuler di SMK dapat dilakukan dalam bentuk:
| No | Jenis Kegiatan | Deskripsi | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|---|---|
| 1 | Project Based Learning (PjBL) | Siswa membuat proyek sesuai kompetensi (contoh: alat pengatur lampu otomatis, servis motor injeksi, dsb). | Setiap akhir semester |
| 2 | Kunjungan Industri / Studi Lapangan | Mengunjungi bengkel resmi, dealer, atau pabrik otomotif. | 1 kali per semester |
| 3 | Praktik Bengkel Sekolah (Mini Workshop) | Servis kendaraan milik guru/siswa untuk latihan kerja nyata. | Mingguan |
| 4 | Lomba Kompetensi Siswa (LKS) / Inovasi Teknologi | Persiapan lomba internal dan eksternal. | Tahunan |
| 5 | Program Home Service | Servis ke rumah warga atau guru sebagai kegiatan sosial dan belajar wirausaha. | Setiap bulan |
| 6 | Kegiatan Literasi Kejuruan | Membaca buku atau membuat eBook tentang teknologi otomotif. | Tiap bulan |
| 7 | Pelatihan & Sertifikasi Siswa | Pelatihan dengan industri atau lembaga sertifikasi (contoh: Astra Honda, Yamaha, BNSP). | Sesuai jadwal mitra |
| 8 | Pembuatan Produk Digital / Inovasi | Membuat media pembelajaran digital, video edukatif, atau aplikasi sederhana. | Setiap semester |
5. Peserta Kegiatan
Seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII pada Program Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).
6. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
-
Waktu : Sepanjang tahun pelajaran 2025/2026
-
Tempat : Bengkel sekolah, lapangan, industri mitra, dan masyarakat sekitar sekolah.
7. Penanggung Jawab dan Pelaksana
| Jabatan | Nama / Petugas |
|---|---|
| Penanggung Jawab Umum | Kepala Sekolah |
| Koordinator Kegiatan | Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan |
| Pembina Teknis | Guru Produktif TBSM |
| Pembina Karakter | Guru BK |
| Dokumentasi & Publikasi | Tim Multimedia / Siswa |
8. Evaluasi dan Penilaian
| Aspek yang Dinilai | Indikator | Teknik Penilaian |
|---|---|---|
| Sikap | Disiplin, tanggung jawab, kerja sama | Observasi |
| Pengetahuan | Pemahaman konsep kejuruan | Tes lisan/tulis |
| Keterampilan | Kinerja dalam proyek atau praktik | Unjuk kerja / portofolio |
| Kreativitas | Inovasi dalam produk atau ide | Penilaian produk |
9. Sumber Daya dan Sarana
-
Bengkel praktik TBSM
-
Alat dan bahan kerja
-
Laptop/PC dan koneksi internet
-
Mitra industri (AHASS, Yamaha, dsb)
-
Buku referensi dan e-learning
10. Rencana Jadwal Pelaksanaan (Semester 1–2)
| Bulan | Kegiatan Utama | Penanggung Jawab |
|---|---|---|
| Juli | Pembentukan tim dan sosialisasi program | Waka Kesiswaan |
| Agustus | Proyek bengkel mini / Home Service | Guru Produktif |
| September | Kunjungan Industri | Guru Kejuruan |
| Oktober | Lomba Inovasi & Literasi Kejuruan | Guru Informatika |
| November | Evaluasi hasil proyek | Tim Evaluasi |
| Desember | Pameran hasil karya | Kepala Program Keahlian |
| Januari | Pelatihan industri dan magang mini | Guru Produktif |
| Februari | Servis sosial ke masyarakat | Guru Kejuruan |
| Maret | Kegiatan wirausaha bengkel | Guru Produktif |
| April | Uji kompetensi dan presentasi proyek | Tim Asesor |
| Mei | Refleksi & laporan akhir kegiatan | Waka Kesiswaan |
Mari kita pilih salah satu cara pelaksanaan kegiatan kokurikuler yang paling relevan untuk SMK TBSM.
Saya sarankan memilih “Project Based Learning (PjBL)” karena:
-
Dapat menggabungkan teori dan praktik bengkel,
-
Menghasilkan produk nyata,
-
Cocok untuk penguatan kompetensi vokasi siswa.
Berikut contoh lengkapnya 👇
🧰 Perencanaan Kegiatan Kokurikuler SMK
Cara Pelaksanaan: Project Based Learning (PjBL)
1. Judul Kegiatan
Pembuatan Alat Pengatur Lampu Otomatis dengan Sensor Cahaya
2. Latar Belakang
Pembelajaran di SMK perlu menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Melalui model Project Based Learning, siswa tidak hanya memahami konsep kelistrikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam bentuk proyek nyata yang bermanfaat di kehidupan sehari-hari.
3. Tujuan Kegiatan
-
Mengintegrasikan teori kelistrikan dengan praktik lapangan.
-
Melatih kemampuan siswa dalam merancang, membuat, dan menguji alat sederhana.
-
Mendorong kerja sama tim, tanggung jawab, dan komunikasi efektif.
-
Menumbuhkan semangat inovasi dan kewirausahaan.
4. Langkah-langkah Pelaksanaan
| Tahap | Kegiatan | Waktu | Penanggung Jawab |
|---|---|---|---|
| 1 | Perencanaan Proyek – guru menjelaskan tujuan dan memberikan contoh alat sederhana | 1 JP | Guru Produktif |
| 2 | Perancangan Desain & Rangkaian – siswa menggambar skema dan menentukan komponen | 2 JP | Siswa & Guru |
| 3 | Perakitan Alat – menggunakan LDR, relay, dan lampu LED | 3 JP | Siswa |
| 4 | Pengujian & Evaluasi – menguji respon alat terhadap cahaya | 2 JP | Guru & Siswa |
| 5 | Presentasi & Dokumentasi – siswa mempresentasikan hasil proyek | 2 JP | Tim Evaluasi |
5. Hasil yang Diharapkan
-
Produk: Alat pengatur lampu otomatis yang berfungsi dengan baik.
-
Laporan proyek (berisi gambar rangkaian, daftar komponen, dan hasil pengujian).
-
Video dokumentasi pembuatan proyek.
6. Evaluasi Kegiatan
| Aspek | Indikator | Teknik Penilaian |
|---|---|---|
| Sikap | Disiplin, kerja sama, tanggung jawab | Observasi |
| Pengetahuan | Memahami prinsip kerja sensor cahaya | Tes lisan/tulis |
| Keterampilan | Ketepatan merakit dan menguji alat | Unjuk kerja |
| Kreativitas | Inovasi dalam desain alat | Penilaian produk |
7. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
-
Waktu: 4 minggu (setiap Jumat, 2 jam pelajaran)
-
Tempat: Bengkel Kelistrikan Sepeda Motor SMK Setiagama
8. Penanggung Jawab
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Penanggung Jawab Umum | Kepala Sekolah |
| Koordinator | Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan |
| Pembimbing Teknis | Guru Produktif TBSM |
| Dokumentasi | Tim Multimedia / Siswa |
Baik 👍
Untuk kegiatan kokurikuler SMK TBSM dengan model Project Based Learning (PjBL), kita bisa memilih 1 tema utama yang relevan, menarik, dan mendukung kompetensi kejuruan.
Berikut beberapa alternatif tema yang cocok:
-
Inovasi Alat Kelistrikan Sepeda Motor
-
Servis Motor Ramah Lingkungan
-
Home Service Peduli Masyarakat
-
Pembuatan Charger HP di Motor
-
Detektor Kebocoran Gas untuk Keamanan Bengkel
-
Pengatur Lampu Otomatis dengan Sensor Cahaya
-
Pembuatan Mini Bengkel Siswa
✅ Tema yang Dipilih:
“Pembuatan Alat Pengatur Lampu Otomatis dengan Sensor Cahaya”
Alasan Pemilihan Tema
-
Relevan dengan kompetensi kelistrikan sepeda motor.
-
Menarik dan aplikatif, karena hasilnya bisa digunakan di motor maupun rumah.
-
Mudah dibuat dengan komponen sederhana seperti LDR, relay, dan LED.
-
Mendorong kreativitas siswa dalam merancang dan memodifikasi alat kelistrikan.
-
Dapat menjadi produk inovasi sekolah atau bahan pameran teknologi.
Baik 👌 berikut contoh rencana aktivitas kegiatan kokurikuler SMK berdasarkan tema yang telah dipilih:
🧭 Perencanaan Aktivitas Kokurikuler SMK
Tema: Pembuatan Alat Pengatur Lampu Otomatis dengan Sensor Cahaya
Model Pelaksanaan: Project Based Learning (PjBL)
Program Keahlian: Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM)
Tahun Pelajaran: 2025/2026
1. Tujuan Kegiatan
-
Mengembangkan keterampilan siswa dalam bidang kelistrikan sepeda motor.
-
Mengasah kemampuan berpikir kreatif dan inovatif melalui proyek teknologi sederhana.
-
Melatih kerja sama, tanggung jawab, dan komunikasi dalam tim.
-
Meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja dan lomba kejuruan.
2. Aktivitas Kokurikuler yang Dilaksanakan
| Tahap Kegiatan | Deskripsi Aktivitas | Waktu Pelaksanaan | Penanggung Jawab |
|---|---|---|---|
| 1. Orientasi & Pembentukan Tim Proyek | Guru menjelaskan tujuan, manfaat, dan prosedur kegiatan. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok (3–4 orang per kelompok). | Minggu 1 | Guru Produktif |
| 2. Perencanaan Proyek | Siswa melakukan brainstorming ide dan membuat rancangan alat (gambar rangkaian, daftar komponen, dan fungsi tiap bagian). | Minggu 1 | Guru Pembimbing |
| 3. Persiapan Alat & Bahan | Menyiapkan komponen: sensor LDR, relay, resistor, transistor, LED, kabel, papan proyek, adaptor 12V, dll. | Minggu 2 | Siswa & Guru |
| 4. Perakitan Alat | Siswa merakit alat sesuai skema pada papan proyek di bengkel. Guru membimbing penggunaan alat ukur (multimeter) untuk memastikan rangkaian benar. | Minggu 2–3 | Siswa |
| 5. Pengujian & Analisis Hasil | Alat diuji pada kondisi terang dan gelap untuk melihat kerja sensor. Siswa mencatat hasil dan memperbaiki kesalahan rangkaian jika ada. | Minggu 3 | Siswa & Guru |
| 6. Presentasi dan Dokumentasi | Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek di depan kelas, menjelaskan prinsip kerja, dan menampilkan video dokumentasi pembuatan alat. | Minggu 4 | Siswa & Guru |
| 7. Refleksi dan Evaluasi | Guru dan siswa melakukan evaluasi terhadap proses dan hasil kerja. Diberikan umpan balik dan penilaian keterampilan, sikap, dan pengetahuan. | Minggu 4 | Guru Produktif |
| 8. Pameran / Publikasi Hasil | Alat hasil karya siswa dipamerkan di bengkel sekolah atau media sosial sekolah sebagai promosi kreativitas siswa TBSM. | Akhir Semester | Waka Kesiswaan & Guru |
3. Alat dan Bahan yang Diperlukan
-
Sensor LDR (Light Dependent Resistor)
-
Relay 5V atau 12V
-
Transistor BC547 / setara
-
Resistor 10kΩ, 1kΩ
-
LED dan bohlam mini
-
Kabel jumper, papan proyek (breadboard)
-
Adaptor atau aki 12V
-
Multimeter
4. Penilaian Kegiatan
| Aspek yang Dinilai | Indikator | Teknik Penilaian |
|---|---|---|
| Sikap | Disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan keselamatan kerja | Observasi |
| Pengetahuan | Pemahaman prinsip kerja sensor cahaya dan sistem kelistrikan | Tes lisan / tulis |
| Keterampilan | Kemampuan merakit dan menguji alat | Unjuk kerja |
| Kreativitas | Desain dan fungsi alat yang inovatif | Penilaian produk |
5. Waktu dan Tempat
-
Durasi: 4 minggu (setiap Jumat, 2 JP)
-
Tempat: Bengkel Kelistrikan Sepeda Motor SMK Setiagama
6. Dokumentasi dan Pelaporan
-
Foto dan video kegiatan setiap tahap.
-
Laporan proyek kelompok (rangkaian, daftar komponen, hasil uji).
-
Publikasi hasil di mading sekolah atau akun media sosial bengkel sekolah.
0 Comments