CP PDTO TBSM X


Capaian Pembelajaran (CP) PDTO Fase E Kelas X

Pada akhir Fase E, peserta didik mampu:

  1. Memahami proses bisnis bidang otomotif secara menyeluruh.

  2. Memahami perkembangan teknologi otomotif dan dunia kerja.

  3. Memahami profesi, kewirausahaan, dan peluang usaha bidang otomotif.

  4. Menerapkan K3LH dan budaya kerja industri (5R).

  5. Memahami teknik dasar pemeliharaan dan perbaikan otomotif.

  6. Menggambar dan membaca gambar teknik otomotif.

  7. Menggunakan peralatan dan perlengkapan kerja sesuai prosedur.

  8. Memahami dan melakukan pemeriksaan komponen otomotif.

  9. Membuat rangkaian elektronika dasar otomotif.

  10. Memahami dasar sistem hidrolik dan pneumatik. (Guru Kemdikbud)


Contoh ATP PDTO Kelas X (1 Tahun)

SemesterElemenTujuan Pembelajaran
1Proses Bisnis OtomotifMemahami alur kerja industri otomotif
1Perkembangan Teknologi OtomotifMengidentifikasi teknologi otomotif modern
1Profesi dan KewirausahaanMenganalisis peluang usaha otomotif
1K3LH dan Budaya Kerja IndustriMenerapkan K3LH dan budaya 5R
1Gambar TeknikMembaca dan membuat gambar teknik sederhana
1Peralatan KerjaMenggunakan alat tangan dan alat ukur
2Teknik Dasar PemeliharaanMelakukan perawatan dasar kendaraan
2Pemeliharaan Komponen OtomotifMengidentifikasi fungsi dan cara kerja komponen
2Dasar Elektronika OtomotifMembuat rangkaian elektronika sederhana
2Hidrolik dan PneumatikMemahami prinsip kerja sistem hidrolik dan pneumatik

Alokasi Waktu (Contoh 36 Minggu)

Semester Ganjil

  • Proses Bisnis Otomotif (18 JP)

  • Perkembangan Teknologi Otomotif (18 JP)

  • Profesi dan Kewirausahaan (18 JP)

  • K3LH dan Budaya Kerja Industri (36 JP)

  • Gambar Teknik (54 JP)

  • Peralatan dan Perlengkapan Kerja (36 JP)

Semester Genap

  • Teknik Dasar Pemeliharaan dan Perbaikan (54 JP)

  • Pemeliharaan Komponen Otomotif (54 JP)

  • Dasar Elektronika Otomotif (54 JP)

  • Dasar Hidrolik dan Pneumatik (36 JP) (Scribd)

MATERI PEMBELAJARAN PDTO KELAS X TBSM

Memahami Prinsip Kerja Sistem Hidrolik dan Pneumatik

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian sistem hidrolik dan pneumatik.

  2. Menjelaskan prinsip kerja sistem hidrolik dan pneumatik.

  3. Mengidentifikasi komponen-komponen sistem hidrolik dan pneumatik.

  4. Menjelaskan penerapan sistem hidrolik dan pneumatik pada kendaraan dan industri.

  5. Melakukan pemeriksaan sederhana pada sistem hidrolik dan pneumatik.


B. Pengertian Sistem Hidrolik

Sistem hidrolik adalah sistem yang memanfaatkan cairan (oli) sebagai media penghantar tenaga atau tekanan untuk melakukan suatu pekerjaan.

Prinsip dasar sistem hidrolik adalah tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan besar yang sama.

Hukum Pascal

P=\frac{F}{A}

Keterangan:

  • P = Tekanan (Pa)

  • F = Gaya (N)

  • A = Luas penampang (m²)

Contoh Penerapan Hidrolik

  • Rem hidrolik sepeda motor

  • Dongkrak hidrolik

  • Lift hidrolik

  • Excavator

  • Mesin press hidrolik


C. Komponen Sistem Hidrolik

1. Reservoir (Tangki Oli)

Berfungsi menyimpan oli hidrolik.

2. Pompa Hidrolik

Berfungsi mengubah energi mekanik menjadi energi hidrolik.

3. Katup (Valve)

Berfungsi mengatur arah dan tekanan aliran oli.

4. Silinder Hidrolik

Berfungsi mengubah energi fluida menjadi gerak lurus.

5. Selang dan Pipa

Berfungsi menyalurkan oli ke seluruh sistem.

6. Oli Hidrolik

Berfungsi sebagai media penghantar tenaga.


D. Cara Kerja Sistem Hidrolik

  1. Pompa menghisap oli dari tangki.

  2. Oli diberi tekanan oleh pompa.

  3. Oli bertekanan mengalir melalui pipa atau selang.

  4. Katup mengatur arah aliran oli.

  5. Oli masuk ke silinder hidrolik.

  6. Piston bergerak dan menghasilkan tenaga kerja.

Keunggulan Sistem Hidrolik

  • Tenaga besar.

  • Gerakan halus.

  • Mudah dikontrol.

  • Konstruksi relatif sederhana.

Kekurangan Sistem Hidrolik

  • Berpotensi terjadi kebocoran oli.

  • Membutuhkan perawatan berkala.

  • Harga komponen relatif mahal.


E. Pengertian Sistem Pneumatik

Sistem pneumatik adalah sistem yang menggunakan udara bertekanan sebagai media penghantar tenaga.

Udara dimampatkan menggunakan kompresor lalu disalurkan untuk menggerakkan aktuator.

Contoh Penerapan Pneumatik

  • Kunci angin bengkel

  • Rem angin pada truk dan bus

  • Pintu otomatis

  • Mesin produksi industri

  • Spray gun pengecatan


F. Komponen Sistem Pneumatik

1. Kompresor

Menghasilkan udara bertekanan.

2. Air Receiver (Tabung Udara)

Menyimpan udara bertekanan.

3. Filter

Menyaring kotoran dan air dari udara.

4. Regulator

Mengatur tekanan udara.

5. Valve (Katup)

Mengatur arah aliran udara.

6. Silinder Pneumatik

Mengubah energi udara menjadi gerakan.

7. Selang Pneumatik

Menyalurkan udara bertekanan.


G. Cara Kerja Sistem Pneumatik

  1. Kompresor menghasilkan udara bertekanan.

  2. Udara disimpan dalam tabung.

  3. Udara melewati filter dan regulator.

  4. Katup mengatur arah aliran udara.

  5. Udara masuk ke silinder pneumatik.

  6. Piston bergerak menghasilkan kerja mekanis.

Keunggulan Pneumatik

  • Bersih dan aman.

  • Tidak mudah terbakar.

  • Perawatan mudah.

  • Biaya operasional relatif murah.

Kekurangan Pneumatik

  • Tenaga lebih kecil dibanding hidrolik.

  • Tekanan mudah berubah.

  • Membutuhkan kompresor.


H. Perbedaan Sistem Hidrolik dan Pneumatik

NoHidrolikPneumatik
1Menggunakan cairan (oli)Menggunakan udara
2Tekanan tinggiTekanan lebih rendah
3Tenaga besarTenaga sedang
4Cocok untuk beban beratCocok untuk gerakan cepat
5Risiko kebocoran oliRisiko kebocoran udara

I. Penerapan pada Sepeda Motor

Sistem Hidrolik

  • Rem cakram hidrolik.

  • Shock absorber tipe tertentu.

Sistem Pneumatik

  • Alat pengisian ban.

  • Kunci angin bengkel.

  • Spray gun pengecatan.


J. Tugas Praktik

Alat dan Bahan

  • Master rem sepeda motor.

  • Kaliper rem.

  • Selang rem.

  • Minyak rem.

Langkah Kerja

  1. Amati komponen rem hidrolik.

  2. Identifikasi fungsi masing-masing komponen.

  3. Operasikan tuas rem.

  4. Amati perpindahan tekanan dari master silinder ke kaliper.

  5. Buat laporan hasil pengamatan.


K. Asesmen Formatif

Pilihan Ganda

  1. Sistem hidrolik menggunakan media berupa ....

    • A. Udara

    • B. Gas

    • C. Oli

    • D. Air

    • E. Uap

    Jawaban: C

  2. Hukum yang mendasari sistem hidrolik adalah ....

    • A. Newton

    • B. Pascal

    • C. Ohm

    • D. Kirchhoff

    • E. Archimedes

    Jawaban: B

  3. Komponen yang menghasilkan udara bertekanan pada sistem pneumatik adalah ....

    • A. Regulator

    • B. Valve

    • C. Filter

    • D. Kompresor

    • E. Silinder

    Jawaban: D

Soal Essay

  1. Jelaskan prinsip kerja sistem hidrolik!

  2. Sebutkan lima komponen utama sistem pneumatik!

  3. Jelaskan perbedaan sistem hidrolik dan pneumatik!

  4. Sebutkan contoh penerapan hidrolik pada sepeda motor!

  5. Mengapa sistem hidrolik mampu menghasilkan gaya yang besar?


Post a Comment

0 Comments