Mlo











Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Mengidentifikasi masalah sederhana yang dapat diselesaikan dengan pendekatan komputasional.

  2. Menerapkan konsep dekomposisi untuk memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

  3. Menentukan pola (pattern recognition) dari suatu permasalahan.

  4. Melakukan abstraksi dengan memilih informasi penting dan mengabaikan informasi yang tidak relevan.

  5. Menyusun algoritma sederhana dalam bentuk narasi, pseudocode, atau flowchart.

  6. Mengimplementasikan algoritma sederhana menggunakan bahasa pemrograman visual atau teks.

  7. Menguji dan memperbaiki algoritma yang telah dibuat.

  8. Menjelaskan konsep sistem komputer berdasarkan model Von Neumann.


Materi Pembelajaran

Pertemuan 1: Pengantar Berpikir Komputasional

  • Pengertian berpikir komputasional

  • Manfaat berpikir komputasional

  • Contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari

Aktivitas

  • Diskusi pemecahan masalah sederhana


Pertemuan 2: Dekomposisi Masalah

  • Pengertian dekomposisi

  • Teknik memecah masalah menjadi sub-masalah

  • Studi kasus

Aktivitas

  • Analisis masalah "Proses Servis Sepeda Motor"


Pertemuan 3: Pengenalan Pola (Pattern Recognition)

  • Identifikasi pola

  • Hubungan pola dengan pemecahan masalah

Aktivitas

  • Mencari pola pada data kerusakan sepeda motor


Pertemuan 4: Abstraksi

  • Pengertian abstraksi

  • Memilih informasi yang relevan

Aktivitas

  • Menentukan informasi penting dalam kasus kerusakan motor


Pertemuan 5: Algoritma

  • Pengertian algoritma

  • Karakteristik algoritma

  • Menyusun langkah kerja

Aktivitas

  • Membuat algoritma "Menghidupkan Sepeda Motor"


Pertemuan 6: Flowchart dan Pseudocode

  • Simbol flowchart

  • Pseudocode sederhana

Aktivitas

  • Membuat flowchart pemeriksaan aki motor


Pertemuan 7: Implementasi Program Sederhana

  • Input, proses, output

  • Program sederhana menggunakan Scratch/Python

Aktivitas

  • Membuat program menghitung rata-rata nilai


Pertemuan 8: Sistem Komputer dan Model Von Neumann

  • CPU

  • Memori

  • Input device

  • Output device

  • Model Von Neumann

Aktivitas

  • Menggambar skema sistem komputer


Asesmen yang Cocok

1. Asesmen Diagnostik

Dilakukan sebelum pembelajaran.

Contoh:

  • Apa yang kamu lakukan jika motor tidak bisa hidup?

  • Pernahkah kamu membuat langkah-langkah kerja?

Bentuk:

  • Angket

  • Tanya jawab

  • Kuis awal


2. Asesmen Formatif

Penugasan Individu

Membuat:

  • Algoritma

  • Flowchart

  • Pseudocode

Observasi

Guru menilai:

  • Keaktifan diskusi

  • Kemampuan analisis masalah

  • Kerja sama kelompok

Rubrik:

AspekSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
Analisis masalahKurangCukupBaikSangat Baik
Penyusunan algoritmaKurangCukupBaikSangat Baik
PresentasiKurangCukupBaikSangat Baik

3. Asesmen Sumatif

Pilihan Ganda

Contoh:
Komponen berpikir komputasional yang digunakan untuk memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil adalah...

a. Abstraksi
b. Algoritma
c. Dekomposisi ✔
d. Evaluasi
e. Simulasi


Essay

  1. Jelaskan pengertian berpikir komputasional!

  2. Apa yang dimaksud dekomposisi?

  3. Jelaskan fungsi algoritma!

  4. Buatlah pseudocode menghitung luas persegi panjang!

  5. Jelaskan model Von Neumann!


4. Asesmen Projek (Sangat Direkomendasikan)

Projek:

Membuat Flowchart dan Algoritma Servis Ringan Sepeda Motor

Produk yang dihasilkan:

  • Identifikasi masalah

  • Dekomposisi

  • Flowchart

  • Pseudocode

  • Presentasi

Rubrik Penilaian

AspekBobot
Analisis masalah25%
Ketepatan algoritma25%
Flowchart20%
Presentasi15%
Kreativitas15%

Nilai Akhir = (Analisis ×25%) + (Algoritma ×25%) + (Flowchart ×20%) + (Presentasi ×15%) + (Kreativitas ×15%)

Untuk Kurikulum Merdeka, asesmen proyek seperti ini paling sesuai karena mengukur kemampuan berpikir komputasional secara nyata dan kontekstual dengan kompetensi siswa SMK.

Post a Comment

0 Comments