MODUL AJAR
PEMELIHARAAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
| Komponen | Detail Revisi |
| Penyusun | Sahata Pane, S.T. |
| Nama Sekolah | SMK (Nama Sekolah Anda) |
| Tahun Penyusunan | 2025 |
| Mata Pelajaran | Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan (PKKR) |
| Fase/Kelas/Semester | F / XI / Ganjil |
| Submateri | Menganalisis Gangguan dan Memperbaiki Sistem Starter |
| Alokasi Waktu | 6 x 45 menit (3 Pertemuan) |
B. IDENTIFIKASI
| Komponen | Detail Revisi |
| Peserta Didik | 1. Pengetahuan Awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar kelistrikan (Hukum Ohm, rangkaian seri-paralel) dan fungsi komponen baterai. 2. Minat Belajar: Tertarik pada kegiatan troubleshooting dan praktik langsung di bengkel/simulator. 3. Kebutuhan Belajar: Membutuhkan bimbingan langkah demi langkah dalam menggunakan alat ukur (Multimeter) dan prosedur pembongkaran-perakitan komponen motor starter. |
| Materi Pelajaran | Sistem Starter (Motor Starter dan Rangkaian Kontrol) VIDEO |
| Dimensi Profil Pelajar Pancasila | ü Bernalar Kritis: Menganalisis gejala dan penyebab kerusakan sistem starter. ü Mandiri: Melakukan pengukuran dan perbaikan komponen sesuai prosedur kerja yang aman. ü Bergotong Royong: Berkolaborasi dalam tim praktik bengkel. |
C. DESAIN PEMBELAJARAN
| Komponen | Detail Revisi |
| Capaian Pembelajaran | Peserta didik mampu mendiagnosis dan memperbaiki gangguan pada sistem starter serta memastikan sistem berfungsi normal sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) bengkel. |
| Lintas Disiplin Ilmu | 1. Fisika: Penerapan konsep induksi elektromagnetik dan hukum-hukum kelistrikan. 2. K3: Penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat praktik di bengkel. |
| Tujuan Pembelajaran | 1. Menerapkan (C3): Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen dan prinsip kerja sistem starter dengan benar. 2. Menganalisis (C4): Peserta didik mampu menganalisis gejala gangguan dan menentukan penyebab kerusakan pada sistem starter. 3. Keterampilan (P4): Peserta didik mampu melaksanakan pemeriksaan, pembongkaran, perbaikan (jika perlu), dan perakitan motor starter sesuai SOP. |
| Topik Pembelajaran | Troubleshooting dan Perbaikan Sistem Starter |
| Praktik Pedagogis | 1. Model Pembelajaran: Project/Problem Based Learning (PjBL/PBL) 2. Pendekatan: Deep Learning (Menguasai konsep dan praktik secara mendalam) 3. Metode: Demonstrasi Guru, Praktik Bengkel, Diskusi Kelompok, Analisis Kerusakan. |
PENGALAMAN PEMBELAJARAN MENDALAM
A. KEGIATAN AWAL
| Kegiatan | Alokasi Waktu |
| Pendahuluan | 15 menit |
| 1. Guru memberikan salam dan memimpin doa (Kesadaran Penuh). | |
| 2. Guru mengecek kesiapan belajar dan K3 (pakaian praktik, sepatu safety). | |
| 3. Apersepsi: Guru menampilkan video mobil yang sulit starter atau hanya berbunyi "klik" dan bertanya, "Mengapa masalah ini terjadi dan bagaimana cara kita mendiagnosanya?" (Mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari). | |
| 4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran (Mendiagnosa dan memperbaiki sistem starter) dan manfaatnya dalam dunia kerja otomotif. |
B. INTI
| Kegiatan | Alokasi Waktu |
| Inti | 150 menit |
| Sintaks 1: Orientasi Masalah & Konsep (Bernalar Kritis) | |
| 1. Guru menayangkan diagram rangkaian sistem starter. | |
| 2. Guru memandu diskusi tentang fungsi, komponen utama (baterai, kunci kontak, solenoid, motor starter), dan alur kerja sistem. | |
| 3. Guru menjelaskan jenis-jenis gangguan yang sering terjadi pada sistem starter (Starter tidak berputar, Starter berputar lambat, dsb.). | |
| Sintaks 2: Demonstrasi Pengukuran (Mandiri) | |
| 4. Guru mendemonstrasikan prosedur pengukuran: tegangan baterai, tegangan terminal 50 solenoid saat start, dan uji free running motor starter (menggunakan multimeter dan alat uji). | |
| 5. Peserta didik mencatat dan memvisualisasikan data pengukuran normal. | |
| Sintaks 3: Perencanaan Proyek/Praktik (Gotong Royong) | |
| 6. Peserta didik dibagi menjadi kelompok praktik (4-5 orang). | |
| 7. Setiap kelompok menerima LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) tentang troubleshooting sistem starter yang sudah disimulasikan kerusakannya pada unit praktik/simulator. | |
| 8. Peserta didik menyusun langkah-langkah kerja dan K3 yang akan diterapkan. | |
| Sintaks 4: Pencarian Data dan Analisis (Keterampilan) | |
| 9. Peserta didik melaksanakan pemeriksaan dan pengukuran sesuai rencana kerja. | |
| 10. Peserta didik menganalisis hasil pengukuran mereka (membandingkan data aktual dengan data standar) untuk menemukan komponen yang rusak. | |
| 11. Guru berkeliling memberikan scaffolding (bantuan) terutama pada penggunaan alat ukur. | |
| Sintaks 5: Perbaikan dan Presentasi Hasil | |
| 12. Peserta didik melakukan tindakan perbaikan (misalnya: membersihkan komutator, mengganti brush, atau memperbaiki rangkaian kabel). | |
| 13. Peserta didik merakit kembali sistem starter dan mengujinya. | |
| 14. Setiap kelompok mempresentasikan (secara singkat) hasil diagnosis, tindakan perbaikan, dan hasil uji coba. |
C. PENUTUP
| Kegiatan | Alokasi Waktu |
| Penutup | 15 menit |
| 1. Refleksi: Guru memberikan pertanyaan refleksi (misalnya: "Apa kesalahan terbesar yang kami temukan saat praktik?" dan "Apa poin penting K3 hari ini?"). | |
| 2. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian dalam pengukuran kelistrikan. | |
| 3. Guru memberikan tugas untuk mempelajari materi minggu depan (misalnya: Sistem Pengisian). | |
| 4. Guru menutup pelajaran dengan salam. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Komponen | Jenis Asesmen |
| A. ASESMEN AWAL | * Tanya Jawab Lisan: Menanyakan fungsi komponen dasar (misalnya: "Apa fungsi solenoid motor starter?"). * Pengamatan cepat terhadap pengetahuan K3. |
| B. ASESMEN PROSES | * Observasi Sikap: Penilaian gotong royong dan kemandirian selama praktik bengkel. * Penilaian Keterampilan (Proses): Observasi guru terhadap ketepatan penggunaan alat ukur dan urutan langkah kerja (SOP) saat troubleshooting. |
| C. ASESMEN AKHIR | * Tertulis: Soal Troubleshooting kasus (misalnya: "Jika tegangan pada terminal 50 solenoid 0 Volt, apa kemungkinan penyebab kerusakannya?"). * Praktik (Produk): Motor starter dapat berfungsi normal kembali setelah perbaikan. |
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
MENGANALISIS GANGGUAN DAN MEMPERBAIKI SISTEM STARTER
| Identitas | Detail |
| Mata Pelajaran | Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan (PKKR) |
| Kelas/Semester | XI / Ganjil |
| Topik Praktik | Troubleshooting dan Perbaikan Sistem Starter |
| Nama Kelompok | |
| Nama Anggota |
A. TUJUAN PRAKTIK
Peserta didik mampu melakukan pengukuran tegangan dan tahanan pada rangkaian sistem starter dengan benar.
Peserta didik mampu mendiagnosis penyebab gangguan berdasarkan gejala yang ditemukan.
Peserta didik mampu melaksanakan pemeriksaan, pembongkaran, perbaikan, dan perakitan motor starter sesuai SOP.
B. ALAT DAN BAHAN
| No. | Alat dan Bahan | Keterangan |
| 1. | Unit Praktik Sistem Starter / Trainer Kit | Unit dengan simulasi gangguan (sengaja diset trouble) |
| 2. | Multimeter (Avo Meter) | Untuk pengukuran tegangan dan tahanan |
| 3. | Kunci Pas/Ring Set | Sesuai ukuran baut motor starter |
| 4. | Obeng Set | |
| 5. | Majun (Kain Lap) & Kuas | Untuk kebersihan |
| 6. | Alat Uji Motor Starter (Bench Test) | Untuk pengujian setelah perbaikan |
| 7. | Lembar Data Standar | Data standar motor starter (tegangan, tahanan kumparan, dsb.) |
C. KESELAMATAN KERJA (K3)
Gunakan pakaian praktik dan sepatu safety.
Lepaskan koneksi kabel negatif (-) baterai saat melakukan pembongkaran komponen kelistrikan.
Pastikan semua sambungan kabel kuat dan benar saat melakukan pengukuran.
Laporkan segera kepada guru jika terjadi ketidaknormalan atau kecelakaan kerja.
D. LANGKAH KERJA DAN PENGUKURAN
Bagian 1: Analisis Gejala Awal dan Rangkaian Kontrol
Anda diminta mendiagnosis unit praktik yang mengalami gangguan (misalnya: mesin tidak bisa distarter).
| No. | Langkah Kerja | Hasil Observasi (Gejala) | Keterangan/Analisis Awal |
| 1. | Amati gejala saat kunci kontak diputar ke posisi START. | (Tuliskan: Hanya berbunyi klik, atau Motor starter berputar lambat, atau Tidak ada bunyi sama sekali) | |
| 2. | Ukur tegangan baterai (V) dalam kondisi kunci kontak OFF. | V | (Standar: $\pm 12,6$ V) |
| 3. | Ukur tegangan pada terminal 50 Solenoid saat kunci kontak diputar ke START. | V | (Standar: $\pm 12$ V) |
| 4. | Ukur tegangan pada terminal 30 Solenoid saat kunci kontak diputar ke START. | V | (Standar: $\pm 12$ V) |
Kesimpulan Diagnosis Awal:
(Centang salah satu)
- $$ $$
Gangguan berada pada rangkaian kontrol (kunci kontak ke solenoid terminal 50).
- $$ $$
Gangguan berada pada Motor Starter / Rangkaian utama (solenoid, motor).
- $$ $$
Gangguan berada pada Baterai / Kabel Power.
Bagian 2: Pemeriksaan Komponen Motor Starter
Jika diagnosis awal menunjukkan gangguan pada Motor Starter, lakukan pemeriksaan berikut. (Lepaskan motor starter dari unit/trainer).
| No. | Komponen yang Diperiksa | Metode Pemeriksaan | Hasil Pengukuran | Data Standar | Kesimpulan |
| 1. | Tahanan Kumparan Medan (Field Coil) | Gunakan Multimeter (Ohm) | $\Omega$ | (Lihat Lembar Data Standar) | Baik/Rusak |
| 2. | Tahanan Kumparan Jangkar (Armature Coil) | Uji hubung singkat (Gunakan Growler Test jika tersedia) | Baik/Rusak | Tidak ada hubung singkat | Baik/Rusak |
| 3. | Kedalaman Komutator | Ukur celah antar segmen | mm | (Lihat Lembar Data Standar) | Baik/Perlu bubut |
| 4. | Panjang Sikat (Brush) | Ukur panjang sikat arang | mm | (Lihat Lembar Data Standar) | Baik/Ganti |
Bagian 3: Tindakan Perbaikan dan Pengujian
Berdasarkan analisis kerusakan di Bagian 1 dan 2, jelaskan tindakan perbaikan yang dilakukan:
$$\text{Tindakan Perbaikan:} \dots$$Lakukan tindakan perbaikan (misalnya: membersihkan komutator, mengganti sikat, atau memperbaiki kabel).
Setelah perbaikan, pasang kembali motor starter pada alat uji (Bench Test).
Lakukan pengujian tanpa beban (free running test).
Hasil putaran motor starter: (Normal / Lambat / Tidak berputar)
Jika motor starter berhasil berfungsi normal:
Pasang kembali motor starter pada unit praktik/kendaraan.
Uji fungsi sistem starter secara keseluruhan.
E. LAPORAN AKHIR
| Aspek Laporan | Uraian Hasil Kelompok |
| Gejala Awal Kerusakan | |
| Komponen yang Dicurigai | |
| Penyebab Kerusakan Utama | |
| Tindakan Perbaikan yang Dilakukan | |
| Hasil Akhir Pengujian | (Sistem Starter berfungsi normal / Masih ada gangguan) |
Catatan Guru:
| Paraf Guru | Paraf Peserta Didik | Tanggal Pelaksanaan |
| Sahata Pane, S.T. |

0 Comments