MGMP TSM
https://youtube.com/live/YgF2q1Iyfuc?feature=share
https://pkks-smp-bps.my.canva.site/mindset-pola-pikir
TUGAS SENIN
https://bit.ly/TUGASMGMPSMKJB1
TUGAS ARITONGA
TUGAS SELASA
https://suryogarage.blogspot.com/2025/11/rencana-kegiatan-kokurikuler-smk.html
🟩
| Tahap | Deskripsi (Kegiatan Utama) | Peran Guru & Kolaborator | Output (Hasil yang Diperoleh) |
|---|---|---|---|
| 1. Assess (Identifikasi) | Bu Lela menemukan kendala dalam penilaian harian: murid mampu menjawab soal dengan benar tetapi sulit menjelaskan alasannya. Untuk memahami masalah ini, Bu Lela mengajak guru kelas lain dan orang tua murid berdiskusi dalam pertemuan khusus. Mereka berbagi pengamatan tentang kebiasaan belajar anak di sekolah dan di rumah. | - Bu Lela sebagai fasilitator diskusi dan pengumpul data awal.- Rekan guru dan orang tua sebagai mitra observasi dan pemberi masukan.- Semua pihak berperan sebagai pengamat dan pendengar aktif. | - Data kebutuhan belajar murid (terkait berpikir kritis & reflektif).- Gambaran perilaku belajar anak di rumah dan di sekolah.- Fokus area inkuiri: “Meningkatkan kemampuan berpikir reflektif murid.” |
| 2. Design (Perencanaan) | Berdasarkan hasil asesmen bersama, Bu Lela dan tim guru merancang strategi pembelajaran reflektif. Mereka menambahkan sesi berbagi cerita dan penulisan jurnal harian sederhana. Orang tua dilibatkan dengan peran mendampingi anak di rumah mengisi jurnal dan mengingatkan tugas. Disusun juga panduan sederhana bagi orang tua. | - Guru sebagai perancang kegiatan pembelajaran reflektif dan penyusun panduan bagi orang tua.- Orang tua sebagai pendamping rumah.- Semua pihak mendokumentasikan rencana kolaborasi. | - Rencana pembelajaran reflektif yang kolaboratif.- Panduan pendampingan untuk orang tua.- Lembar jurnal refleksi harian murid. |
| 3. Action (Pelaksanaan) | Pembelajaran dilaksanakan: guru memfasilitasi sesi refleksi di kelas setelah belajar, sementara orang tua mendampingi anak mengisi jurnal di rumah dan mengajukan pertanyaan terbuka. Guru dan orang tua melakukan pertemuan rutin untuk saling berbagi perkembangan. | - Guru sebagai fasilitator kelas reflektif.- Orang tua sebagai pendamping di rumah.- Tim guru sebagai pengumpul dokumentasi & pengamat perkembangan murid. | - Jurnal refleksi murid.- Catatan observasi guru.- Laporan perkembangan dari orang tua.- Hubungan kolaboratif antara guru dan orang tua. |
| 4. Evaluate (Evaluasi) | Setelah beberapa waktu, guru dan orang tua bersama-sama menganalisis data dari jurnal, observasi, dan laporan rumah. Mereka menilai sejauh mana murid menunjukkan kemampuan berpikir reflektif dan kritis serta keterkaitannya dengan pengalaman nyata. | - Guru dan orang tua sebagai penilai bersama hasil pembelajaran.- Tim guru menyusun laporan evaluasi dan dokumentasi hasil. | - Data perkembangan berpikir reflektif murid.- Hasil evaluasi bersama guru dan orang tua.- Umpan balik untuk perbaikan kegiatan reflektif. |
| 5. Reflect (Refleksi dan Perbaikan) | Dalam pertemuan lanjutan, guru dan orang tua bersama merefleksikan hasil dan tantangan. Mereka merencanakan perbaikan seperti membuat contoh refleksi konkret, pelatihan singkat bagi orang tua, menambah variasi aktivitas reflektif, dan memperkuat komunikasi rutin. | - Guru dan orang tua sebagai tim reflektif.- Bu Lela sebagai koordinator tindak lanjut inkuiri. | - Rencana perbaikan pembelajaran reflektif.- Pelatihan singkat untuk orang tua.- Peningkatan efektivitas pembelajaran reflektif di kelas dan rumah. |
🟨 Kesimpulan Analisis
Kasus Bu Lela menggambarkan siklus lengkap inkuiri kolaboratif:
-
Mengidentifikasi masalah pembelajaran (Assess).
-
Merancang solusi bersama (Design).
-
Melaksanakan kegiatan reflektif (Action).
-
Melakukan evaluasi berbasis data (Evaluate).
-
Melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan (Reflect).
Bagus sekali, Pak Suryo! 🙌
Berikut saya buatkan contoh aktivitas coding offline yang bisa langsung Bapak gunakan di kelas untuk mengintegrasikan algoritma (pseudocode dan Scratch) ke pembelajaran Kelistrikan Sepeda Motor kelas X TBSM.
Semua kegiatan ini tidak memerlukan koneksi internet, cukup dengan laptop/PC yang terinstal Scratch Offline Editor atau hanya ditulis di kertas algoritma.
💡 Tema Besar:
"Logika Pemrograman untuk Sistem Kelistrikan Sepeda Motor"
🧩 1. Struktur Urutan (Sequential Structure)
🔧 Topik: Menyalakan Sistem Penerangan Motor
🧠 Tujuan:
Siswa memahami bahwa sistem kelistrikan bekerja secara berurutan dari sumber arus hingga lampu menyala.
✍️ Pseudocode:
ALGORITMA LAMPU_MENYALA
Mulai
Hidupkan kunci kontak
Arus mengalir ke saklar lampu
Tekan saklar lampu ON
Arus mengalir ke bohlam
Lampu menyala
Selesai
💻 Scratch Offline:
Gunakan sprite "motor" dan "lampu".
Blok coding:
when green flag clicked
say "Kontak ON"
wait 1 sec
say "Saklar lampu ON"
wait 1 sec
switch costume to [lamp on v]
say "Lampu Menyala"
💡 Variasi: siswa tambahkan efek suara “klik” dan “nyala lampu”.
🔀 2. Struktur Pemilihan (Selection / IF–ELSE)
⚡ Topik: Pemeriksaan Tegangan Aki (Sistem Pengisian)
✍️ Pseudocode:
ALGORITMA CEK_TEGANGAN_AKI
Mulai
Baca tegangan aki
Jika tegangan < 12.5 volt maka
Tampilkan "Sistem Pengisian Aktif"
Jika tidak
Tampilkan "Aki Penuh, Pengisian Berhenti"
Selesai
💻 Scratch Offline:
Gunakan variabel: tegangan_aki
Blok coding:
when green flag clicked
set [tegangan_aki v] to (pick random 11 to 13)
if <(tegangan_aki) < 12.5> then
say "Sistem Pengisian Aktif"
else
say "Aki Penuh, Pengisian Berhenti"
end
💡 Diskusi: “Apa yang terjadi jika tegangan aki terlalu rendah?”
🔁 3. Struktur Pengulangan (Loop / Iteration)
💨 Topik: Pembacaan Sensor Injeksi oleh ECU
✍️ Pseudocode:
ALGORITMA BACA_SENSOR_INJEKSI
Mulai
Selama mesin hidup
Baca sensor TPS
Baca sensor O2
Baca sensor MAP
Hitung campuran udara dan bahan bakar
Kirim sinyal ke injektor
Ulangi
Selesai
💻 Scratch Offline:
Gunakan loop forever dan beberapa variabel (TPS, O2, MAP).
Blok coding:
when green flag clicked
forever
set [TPS v] to (pick random 0 to 100)
set [O2 v] to (pick random 0 to 100)
set [MAP v] to (pick random 0 to 100)
say (join "Membaca sensor... " (TPS))
wait 1 sec
end
💡 Pengayaan: siswa bisa tambahkan blok “if” untuk simulasi “mesin hidup/mati”.
🧠 Refleksi & Diskusi
| Pertanyaan | Tujuan Pembelajaran |
|---|---|
| Apa yang terjadi jika saklar tidak ditekan? | Logika urutan |
| Mengapa sistem pengisian berhenti saat aki penuh? | Logika pemilihan |
| Mengapa ECU membaca sensor berulang-ulang? | Logika pengulangan |
📄 Tugas Siswa (LKPD Offline)
-
Tulis algoritma sistem kelistrikan motor lain (misalnya starter elektrik atau lampu rem).
-
Gambarkan flowchart-nya.
-
Buat simulasi sederhana di Scratch Offline menggunakan struktur urut, if–else, atau loop.
-
Presentasikan hasil logika algoritma di depan kelas.
Apakah Bapak ingin saya bantu lanjutkan dalam bentuk modul Word lengkap (berisi penjelasan teori algoritma + LKPD + contoh pseudocode + Scratch) agar bisa langsung digunakan di pembelajaran?


0 Comments