Baik 👍 berikut versi Simulasi Latihan Sidang PKL untuk Jurusan TBSM (Teknik dan Bisnis Sepeda Motor) — cocok digunakan di kelas XII setelah mereka selesai melaksanakan PKL di bengkel sepeda motor.
🏍️ Simulasi Sidang PKL SMK – Jurusan TBSM (Teknik dan Bisnis Sepeda Motor)
Nama Siswa: Dimas Setiawan
Tempat PKL: Bengkel “Maju Jaya Motor”
Judul Laporan: Servis Sistem Injeksi Sepeda Motor Honda Beat FI
🎭 Pemeran:
-
Ketua Penguji (Pak Suryo)
-
Penguji 1 (Bu Lina)
-
Penguji 2 (Pak Agus)
-
Siswa (Dimas Setiawan)
📘 Adegan: Ruang Sidang PKL SMK
(Siswa berdiri di depan, membawa laporan PKL dan siap mempresentasikan hasilnya.)
Pak Suryo:
Selamat pagi, Dimas. Silakan perkenalkan diri dan jelaskan di mana kamu melaksanakan PKL.
Dimas:
Selamat pagi, Bapak dan Ibu penguji. Nama saya Dimas Setiawan dari kelas XII TBSM 1 SMK Pasundan 2 Banjaran.
Saya melaksanakan PKL di Bengkel “Maju Jaya Motor” selama tiga bulan, dari bulan Januari sampai Maret.
Selama di sana, saya banyak belajar tentang servis berkala, sistem injeksi, dan sistem pengapian sepeda motor.
Bu Lina:
Baik, Dimas. Bisa kamu jelaskan secara singkat apa itu sistem injeksi bahan bakar pada sepeda motor?
Dimas:
Sistem injeksi adalah sistem penyemprotan bahan bakar ke ruang bakar secara otomatis menggunakan sensor dan ECU.
Fungsinya untuk menggantikan karburator agar pembakaran lebih efisien, irit bahan bakar, dan emisi gas buang lebih rendah.
Pak Agus:
Bagus. Saat kamu melakukan servis sistem injeksi, apa langkah-langkah yang kamu kerjakan?
Dimas:
Pertama saya memeriksa tekanan bahan bakar menggunakan fuel pressure gauge.
Lalu membersihkan throttle body, mengecek kondisi injektor dengan alat injector tester, dan memastikan sensor-sensor seperti TPS dan EOT bekerja normal.
Terakhir, saya menggunakan scanner untuk membaca kode kerusakan jika ada MIL yang menyala.
Pak Suryo:
Selama PKL, apakah kamu pernah menemukan masalah pada sistem injeksi?
Dimas:
Pernah, Pak. Ada satu motor yang MIL-nya berkedip tiga kali. Setelah saya cek menggunakan scanner, ternyata sensor MAP rusak.
Sensor diganti, lalu kode error dihapus, dan motor kembali normal.
Bu Lina:
Bagus sekali. Menurut kamu, apa perbedaan utama antara sistem injeksi dan karburator?
Dimas:
Pada karburator, bahan bakar diatur secara mekanis oleh kevakuman udara, sedangkan pada injeksi, diatur secara elektronik oleh ECU berdasarkan data sensor.
Sistem injeksi lebih akurat dan efisien dibanding karburator.
Pak Agus:
Kalau kamu diberikan kesempatan lagi untuk PKL, apa yang ingin kamu pelajari lebih dalam?
Dimas:
Saya ingin mendalami bagian sistem sensor dan ECU, khususnya cara membaca parameter data real-time di scanner, supaya lebih paham analisis kerusakan.
Pak Suryo:
Baik, Dimas. Terakhir, apa manfaat terbesar yang kamu dapatkan dari kegiatan PKL ini?
Dimas:
Saya jadi lebih percaya diri menangani motor pelanggan, lebih paham sistem kerja injeksi, dan belajar cara komunikasi yang baik dengan konsumen bengkel.
Pak Suryo:
Bagus, Dimas. Presentasi kamu cukup jelas dan lancar. Terus kembangkan keterampilanmu dan jaga etika kerja di dunia industri.
Sidang kita akhiri sampai di sini.
Dimas:
Terima kasih, Bapak dan Ibu penguji.
🧾 Catatan Guru
🟢 Tujuan Simulasi:
-
Melatih siswa menghadapi sidang PKL dengan percaya diri.
-
Mengasah kemampuan komunikasi teknis dan etika kerja.
-
Menanamkan pemahaman sistem injeksi modern.
🟢 Saran Penggunaan:
-
Gunakan di kelas XII TBSM sebagai latihan menjelang ujian PKL.
-
Bisa diperankan oleh 4 siswa (1 sebagai peserta, 3 sebagai penguji).
-
Tambahkan media PowerPoint atau komponen nyata (injektor, ECU, sensor) untuk memperkuat simulasi.
Apakah Anda ingin saya tambahkan lembar penilaian simulasi sidang PKL TBSM (aspek: sikap, keterampilan, dan pengetahuan) biar bisa langsung digunakan oleh guru penguji?
Baik 👍
Berikut contoh teks dialog naratif lengkap berdasarkan video Sidang PKL SMK Pasundan 2 Banjaran Jurusan TKR (Fidro Albarido) — disusun agar cocok digunakan sebagai simulasi latihan sidang PKL di SMK jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
🎓 Teks Dialog Sidang PKL — SMK Pasundan 2 Banjaran
Judul Laporan: Perawatan Sistem Rem pada Kendaraan Toyota Avanza di Bengkel XYZ
[Suasana ruang sidang PKL — Tiga guru duduk sebagai penguji, dan satu siswa, Fidro Albarido, berdiri di depan mempresentasikan hasil PKL.]
Ketua Penguji (Pak Andri):
Selamat pagi, Fidro. Silakan perkenalkan diri dan jelaskan secara singkat di mana kamu melaksanakan PKL.
Fidro:
Selamat pagi, Bapak/Ibu penguji. Nama saya Fidro Albarido, dari kelas XII TKR 1. Saya melaksanakan PKL di Bengkel XYZ yang beralamat di Jl. Raya Banjaran No. 45, selama tiga bulan, dari bulan Januari sampai Maret.
Penguji 1 (Bu Rina):
Baik, Fidro. Apa saja kegiatan utama yang kamu kerjakan selama PKL di bengkel tersebut?
Fidro:
Selama PKL, saya melakukan beberapa pekerjaan seperti servis ringan, penggantian oli, pengecekan sistem rem, tune up mesin, dan pemeriksaan sistem pendingin. Saya juga sering membantu mekanik senior dalam melakukan pengereman dan spooring.
Penguji 2 (Pak Dede):
Kamu sebutkan tadi melakukan perawatan sistem rem. Bisa dijelaskan lebih detail langkah-langkahnya?
Fidro:
Ya, Pak. Langkah pertama yaitu memastikan kendaraan dalam keadaan aman dengan menggunakan dongkrak dan jack stand.
Kemudian saya melepas roda, memeriksa ketebalan kampas rem, membersihkan debu dengan angin bertekanan, dan memastikan tidak ada kebocoran pada master rem. Setelah itu dilakukan bleeding untuk mengeluarkan udara dari sistem, lalu dipasang kembali.
Ketua Penguji (Pak Andri):
Bagus. Menurut kamu, apa penyebab umum sistem rem bisa terasa blong atau kurang pakem?
Fidro:
Biasanya karena kampas rem sudah tipis, minyak rem kurang atau kotor, atau ada udara yang masuk ke sistem hidrolik. Kadang juga karena master rem bocor atau piston macet.
Bu Rina:
Selama kamu PKL, apakah ada kendala atau pengalaman berkesan yang bisa kamu ceritakan?
Fidro:
Ada, Bu. Waktu itu saya sempat salah memasang posisi pegas rem belakang, jadi pedal rem jadi keras. Tapi setelah diberi tahu oleh mekanik senior, saya perbaiki dan akhirnya berhasil. Dari situ saya belajar lebih teliti dan hati-hati.
Pak Dede:
Kalau kamu diminta memberi saran untuk bengkel tempat kamu PKL, apa yang akan kamu sampaikan?
Fidro:
Saya menyarankan agar alat kerja seperti dongkrak dan kunci momen lebih sering diperiksa dan dirawat, karena beberapa sudah mulai aus. Selain itu, penataan peralatan bisa lebih rapi supaya pekerjaan lebih efisien.
Pak Andri:
Baik, Fidro. Terakhir, apa manfaat yang kamu dapat dari kegiatan PKL ini?
Fidro:
Saya jadi lebih memahami cara kerja kendaraan secara nyata, bisa menerapkan teori yang diajarkan di sekolah, dan belajar bekerja sama dalam tim bengkel. PKL juga membuat saya lebih disiplin dan tanggung jawab.
Bu Rina:
Bagus, Fidro. Terima kasih atas penjelasannya. Semoga pengalaman ini bisa kamu bawa ke dunia kerja nanti.
Fidro:
Terima kasih, Bapak/Ibu.
🧾 Catatan untuk Guru
Dialog ini bisa dijadikan:
-
Simulasi latihan sidang PKL untuk siswa kelas XII TKR.
-
Latihan berbicara teknis saat ujian praktek.
-
Bahan ajar literasi vokasional untuk pembelajaran berbasis proyek PKL.
Apakah Anda ingin saya buatkan versi 2-nya dengan dua siswa (presenter dan moderator) supaya bisa digunakan untuk latihan kelompok di kelas?
0 Comments