MATERI INFORMATIKA

PRAKIR 

https://www.youtube.com/watch?v=smI30IFYP3Y

https://www.youtube.com/watch?v=notnDFsd3ow

https://www.youtube.com/shorts/uD5CrBMDApo

https://www.youtube.com/shorts/QlgFXTC0_ts

https://www.youtube.com/shorts/P9UZmOvEkLQ

Tentu. Kita bisa membuat sistem smart parking sederhana dengan Arduino Uno: ketika mobil/objek terdeteksi ≤ 2 cm oleh sensor ultrasonik, servo membuka palang, kemudian setelah beberapa detik palang menutup kembali.

Komponen

  • Arduino Uno

  • Sensor Ultrasonik HC-SR04

  • Servo SG90

  • Kabel jumper

  • Breadboard

  • Palang mini

Wiring

KomponenArduino Uno
HC-SR04 VCC5V
HC-SR04 GNDGND
HC-SR04 TRIGD7
HC-SR04 ECHOD6
Servo SignalD9
Servo VCC5V
Servo GNDGND

Logika program

Jarak ≤ 2 cm → servo membuka 90° → tunggu 3 detik → servo kembali 0°.

#include <Servo.h>

Servo palang;

const int trigPin = 7;
const int echoPin = 6;
const int servoPin = 9;

long durasi;
float jarak;

void setup() {
  Serial.begin(9600);

  pinMode(trigPin, OUTPUT);
  pinMode(echoPin, INPUT);

  palang.attach(servoPin);

  // Posisi awal palang tertutup
  palang.write(0);
}

void loop() {

  // Mengirim gelombang ultrasonik
  digitalWrite(trigPin, LOW);
  delayMicroseconds(2);

  digitalWrite(trigPin, HIGH);
  delayMicroseconds(10);
  digitalWrite(trigPin, LOW);

  // Membaca pantulan
  durasi = pulseIn(echoPin, HIGH);

  // Menghitung jarak dalam cm
  jarak = durasi * 0.034 / 2;

  Serial.print("Jarak: ");
  Serial.print(jarak);
  Serial.println(" cm");

  // Jika mobil terdeteksi <= 2 cm
  if (jarak <= 2 && jarak > 0) {

    Serial.println("MOBIL TERDETEKSI!");
    Serial.println("PALANG MEMBUKA");

    palang.write(90);   // Buka palang
    delay(3000);        // Tunggu 3 detik

    Serial.println("PALANG MENUTUP");

    palang.write(0);    // Tutup palang
    delay(1000);
  }

  delay(200);
}

Alur sistem

        MOBIL DATANG
             ↓
       HC-SR04 membaca
             ↓
        Jarak ≤ 2 cm?
          ↙       ↘
       TIDAK       YA
        ↓           ↓
    Tetap tutup   Servo 90°
                    ↓
               Palang BUKA
                    ↓
                 3 detik
                    ↓
               Servo 0°
                    ↓
              Palang TUTUP

Catatan: jarak 2 cm sangat dekat untuk HC-SR04. Untuk miniatur parkir siswa, saya sarankan menggunakan 10–20 cm agar sensor lebih mudah mendeteksi mobil mainan.

Kalau ini untuk Proyek 2/Smart Parking siswa, saya juga bisa buatkan versi yang lebih menarik: HC-SR04 + Servo + LCD I2C + LED merah/hijau + buzzer, sehingga LCD menampilkan "SILAKAN MASUK" / "PALANG TERBUKA".

Materi Pembelajaran: LED Kedip Arduino Uno

1. Identitas Pembelajaran

  • Mata Pelajaran: Informatika / Robotik

  • Materi: Pemrograman Dasar Arduino Uno

  • Topik: Membuat LED Berkedip (LED Blink)

  • Tingkat: SMK Kelas X

  • Alokasi Waktu: 2–4 JP

  • Metode: Demonstrasi, praktik langsung, dan proyek sederhana


2. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan fungsi dasar Arduino Uno.

  2. Mengenal fungsi pin digital pada Arduino Uno.

  3. Menjelaskan fungsi LED dan resistor.

  4. Membuat rangkaian LED sederhana.

  5. Menulis dan mengunggah program Arduino ke board Arduino Uno.

  6. Membuat LED menyala dan mati secara bergantian.

  7. Mengubah waktu kedipan LED melalui program.


3. Apa Itu Arduino Uno?

Arduino Uno adalah sebuah papan mikrokontroler yang dapat diprogram untuk mengendalikan berbagai perangkat elektronik.

Arduino Uno dapat digunakan untuk mengendalikan:

  • LED

  • Buzzer

  • Sensor

  • Motor DC

  • Servo

  • LCD

  • Relay

  • Robot

Pada praktik kali ini, Arduino Uno digunakan untuk mengendalikan LED agar berkedip secara otomatis.


4. Mengenal Komponen

A. Arduino Uno

Arduino Uno berfungsi sebagai pengendali utama rangkaian. Program yang dibuat akan dijalankan oleh mikrokontroler pada Arduino Uno.

B. LED

LED atau Light Emitting Diode adalah komponen elektronika yang dapat menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik.

LED memiliki dua kaki:

  • Anoda (+) → kaki positif, biasanya kaki lebih panjang.

  • Katoda (-) → kaki negatif, biasanya kaki lebih pendek.

C. Resistor 220Ī©

Resistor digunakan untuk membatasi arus listrik yang mengalir ke LED sehingga LED tidak mudah rusak.

D. Breadboard

Breadboard digunakan untuk membuat rangkaian elektronika tanpa harus menyolder.

E. Kabel Jumper

Kabel jumper digunakan untuk menghubungkan Arduino Uno dengan breadboard dan komponen.


5. Rangkaian LED Kedip

Untuk praktik menggunakan LED eksternal:

KomponenHubungkan ke
Pin D13 ArduinoResistor 220Ī©
Resistor 220ΩAnoda (+) LED
Katoda (-) LEDGND Arduino

Urutan rangkaian:

D13 Arduino → Resistor 220Ī© → Anoda LED → Katoda LED → GND

Catatan: Arduino Uno juga memiliki LED bawaan pada pin 13, sehingga praktik dapat dilakukan tanpa LED eksternal menggunakan LED_BUILTIN.


6. Program LED Kedip

Berikut program paling sederhana:

// Program LED Kedip Arduino Uno

void setup() {
  pinMode(LED_BUILTIN, OUTPUT);
}

void loop() {
  digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH);
  delay(1000);

  digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW);
  delay(1000);
}

7. Penjelasan Program

void setup()

void setup() {
}

Bagian setup() hanya dijalankan satu kali ketika Arduino mulai menyala atau di-reset.

pinMode()

pinMode(LED_BUILTIN, OUTPUT);

Digunakan untuk menentukan bahwa pin LED digunakan sebagai OUTPUT (keluaran).

void loop()

void loop() {
}

Bagian loop() akan dijalankan berulang-ulang selama Arduino menyala.

digitalWrite(HIGH)

digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH);

Memberikan kondisi HIGH, sehingga LED menyala.

delay(1000)

delay(1000);

Arduino berhenti sementara selama 1000 milidetik atau 1 detik.

digitalWrite(LOW)

digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW);

Memberikan kondisi LOW, sehingga LED mati.

Hasilnya:

LED menyala 1 detik → mati 1 detik → menyala → mati → berulang.


8. Langkah-Langkah Praktik

Langkah 1

Hubungkan Arduino Uno ke komputer menggunakan kabel USB.

Langkah 2

Buka aplikasi Arduino IDE.

Langkah 3

Pilih board:

Tools → Board → Arduino Uno

Langkah 4

Pilih port Arduino:

Tools → Port → COM yang digunakan Arduino

Langkah 5

Masukkan program LED Blink.

Langkah 6

Klik tombol Verify untuk memeriksa program.

Langkah 7

Klik tombol Upload untuk mengirim program ke Arduino Uno.

Langkah 8

Amati LED pada Arduino Uno.

Jika program berhasil, LED akan:

Menyala → 1 detik → Mati → 1 detik → Berulang.


9. Eksperimen 1: Mempercepat Kedipan

Ubahlah:

delay(1000);

menjadi:

delay(500);

Pertanyaan:

Apa yang terjadi pada LED?

Jawaban: LED akan berkedip lebih cepat karena waktu tunggu berubah dari 1 detik menjadi 0,5 detik.


10. Eksperimen 2: Memperlambat Kedipan

Ubahlah:

delay(1000);

menjadi:

delay(2000);

Pertanyaan:

Apa yang terjadi?

Jawaban: LED akan menyala selama 2 detik dan mati selama 2 detik sehingga kedipannya lebih lambat.


11. Tugas Praktik Siswa

Buatlah program dengan ketentuan:

  1. LED menyala selama 2 detik.

  2. LED mati selama 1 detik.

  3. LED menyala kembali selama 2 detik.

  4. Program berjalan terus-menerus.

Kemudian buat modifikasi kedua:

  • LED berkedip 3 kali dengan cepat.

  • Berhenti selama 2 detik.

  • Kemudian mengulangi proses tersebut.


12. Pertanyaan Evaluasi

  1. Apa fungsi Arduino Uno?

  2. Apa fungsi LED?

  3. Apa fungsi resistor 220Ī©?

  4. Apa fungsi pinMode()?

  5. Apa fungsi digitalWrite()?

  6. Apa fungsi delay()?

  7. Apa perbedaan HIGH dan LOW?

  8. Apa yang terjadi jika nilai delay() diperbesar?

  9. Apa yang terjadi jika nilai delay() diperkecil?

  10. Mengapa program pada bagian loop() dapat berjalan terus-menerus?


13. Kesimpulan

Praktik LED Kedip Arduino Uno merupakan proyek dasar untuk mengenalkan siswa pada pemrograman mikrokontroler. Melalui proyek sederhana ini, siswa belajar memahami input-output digital, pin Arduino, struktur program, pinMode(), digitalWrite(), dan delay().

Setelah memahami proyek LED Blink, siswa dapat melanjutkan ke proyek yang lebih kompleks seperti lampu lalu lintas, LED berjalan, buzzer, sensor, LCD, hingga robot berbasis Arduino.

Post a Comment

0 Comments